MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY BAGI SISWA KELAS 5 SD NEGERI TOISAPU


Nathalia Y. Johannes



Abstract


Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen pada hakekatnya berpangkal atau berpokok kepada Allah sendiri karena Allah-lah yang menjadi Pendidik Agung bagi umat-Nya. Oleh sebab itu pembelajaran Pendidikan Agama Kristen perlu dirancang dengan baik, dengan metode yang tepat maupun cara pembelajaran yang kreatif dan efisien. Rancangan pembelajaran tersebut harus mampu menjadikan anak memiliki landasan kepercayaan yang kokoh kepada Tuhan Yesus.Sekolah Dasar adalah pondasi awal bagi siswa untuk bisa meneladani hal-hal yang baik.Pertumbuhan iman anak yang signifikan kepada Tuhan Yesus patut dibangun pada masa ini.Oleh sebab itu Pendidikan Agama Kristen sebagai sebuah mata pelajaran yang menekankan pendidikan karakter dan budi pekerti membutuhkan sebuah model pembelajaran yang menarik bagi siswa. Model yang mampu memotivasi siswa untuk berbicara, mengeluarkan pendapat serta memiliki hubungan kerja sama antara satu siswa dengan siswa yang lain. Kemampuan berbicara dan mengeluarkan pendapat tentunya sangat baik untuk mendorong siswa dalam memiliki kecakapan untuk bersaksi kepada orang lain tentang perbuatan-perbuatan Allah dalam dirinya. Dengan rancangan yang tepat, hasil belajar dalam Pendidikan Agama Kristen tentu akan meningkat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tipe penelitian tindakan kelas yang bertempat di SD Negeri Toisapu Ambon.Penelitian dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran TSTS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran TSTS berhasil meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.



Keywords


Pendidikan Agama Kristen, Tipe Two Stay Two Stray, Siswa SD, hasil belajar.

Full Text


 Download